KNPI Kabupaten Tegal Study Banding di Kota Bandung

Salam Pemuda!

Jum’at 14 September 2018 menjadi hari yang istimewa juga bersejarah bagi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tegal dan Kota Bandung. KNPI Bandung yang terbukti sudah mampu expert  di bidangnya tak sungkan memberikan terobosan-terobosan menarik kepada saudara sekandungnya dari Tegal.

Ya, KNPI Bandung yang beberapa kali menyabet pengharagaan sebagai Kota Layak Pemuda dari kementrian Pemuda dan Olahraga RI menjadi alasan tamu istimewanya untuk mengunjungi Kota Bandung. Hal ini diamini oleh Syamsul Falah, Ketua KNPI Kabupaten  Tegal.

“Apa yang kami lakukan bagian dari  ikhtiyar mewujudkan pesan dan amanat UU Kepemudaan No 40 Tahun 2009, Bahwa disebutkan pemuda harus mampu selain berkewajiban mempertahanan NKRI ini tetapi juga pemuda harus mampu menjadi garda terdepan untuk ikut berpartisipasi membangun prestasi bangsa kita ini.
Membangun prestasi berarti membangun diri kita menjadi lebih baik, membuka mindset dan cara berfikir terbuka pada perkembangan zaman, menyatukan kekuatan dengan membangan persepsi bersama tentang solusi bersama pada masalah kepemudaan. Misal narkoba, terorisme, pengangguran dan kemiskinan pemuda (empowering).
dengan narasi itu lah ada 4 (empat)  instrumen kepemudaan yang harus dilalui pertama soal regulasi, yang kedua soal infrastruktur, yang ketiga soal keberpihakan anggaran  yang keempat soal kemandirian pemuda yang terakhir soal mandiri nya Dinas Pemuda dan Olahraga.” Ujarnya.

Dari pernyataan diatas KNPI Kabupaten Tegal selalu tetap akan terus mendorong pemerintah daerah untuk mewujudkan Kabupaten Tegal yang layak dan aman bagi pemudanya.

Perwakilan DISPORA Kabupaten Tegal didampingi Ketua KNPI Kabupaten Tegal dan Kota Bandung

Syamsul juga menambahkan “Kenapa harus Bandung? ” Karena Bandung antara pemerintah daerahnya dengan pemudanya mampu melakukan sinergitas pembangunan yang baik dari segala hal.

 

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 60 Pemuda dari perwakilan 18 kecamatan di Kabupaten Tegal dan diharapkan setelah ini mereka lebih mampu menempatkan posisi di Masyarakat sebagai agen perubahan. (FI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *